Aku sama seperti lelaki pada umumnya
Aku memiliki cinta, dan kasih yang tertanam dalam hati
Aku memiliki asa, rasa, untuk seseorang yang ku pinang nanti
Untuk wanitaku
Aku bukan lelaki yang sempurna
Aku dilahirkan dengan banyak kekurangan yang mengakar pada setiap sudut senuku
Aku seperti tanaman, yang butuh pupuk agar tumbuh mengakar sempurna
Untuk wanitaku
Sudah ribuan detik kita jejaki bersama
Banyak pula kerikil-kerikil kecil yang sesekali menjelma
Menghadirkan masalah, tapi kita kuat dan tetap sama
Untuk wanitaku
Aku tak pernah membayangkan akan memilikimu seperti saat ini
Aku juga tak pernah menyangka, kenapa Tuhan begitu baik mengirimkanku sesosok wanita yang bisa menjadi penerang dalam kehidupanku
Aku tak pernah membayangkan bagaimana rasanya jika kelak nanti Tuhan mengambilmu, menjauhkanmu dariku. Oh, sungguh, aku tak ingin
Untuk wanitaku
Banyak perihal-perihal buruk yang kau tutupi dalam diriku selama kau menjadi kekasih
Buatku, kau telah menyempurnakan segala kekurangan
Kau berhasil menjadi pupuk hidupku, menyuburkanku seperti bunga yang tumbuh mekar tanpa hama
Untuk wanitaku
Aku tak akan berjanji untuk tidak menyakitimu
Tapi aku, sebagaimana mestinya menjagamu agar kamu tak terluka
Aku hanya tak ingin mengecewakan Tuhan, yang sudah memberikanmu untukku, wanitaku, agar selalu ku jaga dan merawatmu dengan suka